Halaman

Selasa, 20 November 2012

Internet sehat jiwa selamat



Internet bukanlah hal yang baru di zaman sekarang ini. Setiap hari penduduk bumi ini mengunakan internet untuk mengakses berbagai informasi. Internet juga merupakan media yang sangat efektif dan cepat dalam membantu para pekerja dan pelajar untuk menjalin komunikasi dan menyelesaikan tugas serta pekerjaan mereka.

Indonesia merupakan negara pengguna internet terbanyak kelima se-Asia. Sekitar 25 juta penduduk atau sekitar 12,5 % dari populasi Indonesia adalah pengguna internet. Posisi pertama diraih China yang memiliki 338 juta pengguna internet. Semua ini menunjukkan bahwa hampir semua orang tahu dan bisa menggunakan Internet, mulai dari anak anak sekolah dasar sampai orang tua sehingga perlunya diterapkan internet sehat agar pengaksesan internet bisa lebih sehat dan berdampak positif.

Trik Cara Meningkatkan Kecepatan Modem

Berikut Trik Cara Meningkatkan Kecepatan Modem GSM maupun CDMA yang akan TarikUlur.com Informasikan. Bagi sobat pengguna Internet yang memakai Modem Baik CDMA ataupun GSM, yang memakai modem dengan koneksi lemot, ternyata didalam modem terdapat setingan cara meningkatkan kecepatan Internet. Teknologi WCDMA, HSDPA, EVDO dapat dimanipulasi kecepatannya hanya dengan sedikit Trik yang akan TarikUlur.com share berikut.

Trik Cara Meningkatkan Kecepatan Modem

Cara Meningkatkan Kecepatan Modem Trik Cara Meningkatkan Kecepatan Modem
Didalam modem apapun baik AHa, SmartFren,3 maupun Telkomflash terdapat setingan Configuration yang memungkinkan kecepatan Internet dapat bertambah dengan cara mengoptimalkan Speed Koneksi Internet. Setingan bawaan modem ternyata hanya menggunakan setingan default yaitu standar Speed Modem yang berkisar 460800. Nah dengan cara mensetting kecepatan dengan cara manual menjadi 921600, Semoga kecepatan Modem sobat dapat bertambah.
Berikut Cara Setting Meningkatkan Kecepatan Modem yang Pantas Dicoba :
Untuk Windows cara setting kecepatan Modem dapat dilakukan dengan meng Klik icon network lalu pilih Modem yang Sobat gunakan saat ini. Pastikan terlebih dahulu Modem No Connected, Klik kanan lalu pilih Properties.
Setelah Muncul di halaman Properties, Sobat pilih kolom general yang berada disebelah paling kiri sobat. Pilih tombol Configuration lalu sobat tinggal memilih maksimum speed ( bps ). Setelah Settingan Selesai  klik oke dan kembali connec kan Modem Internet sobat.
Jika Cara Meningkatkan Kecepatan Modem diatas gagal, Sobat dapat mencobanya dengan cara yang berikut ini, Cara Mempercepat Koneksi Internet atau Trik Cara Mempercepat Koneksi Internet dengan Memanfaatkan Pencarian Google.

modifikasi toyota yaris type J 2012

Toyota Yaris mungkin desainnya sudah sangat sempurna, type mesinnya juga sudah canggih jelasnya menggunakan mesin 1NZ-FE 1.500 cc.

Layaknya resep yang kerap dibuatnya untuk pasien, Djuned, begitu biasa disapa, juga tak sembarangan melakoni upgrade performa mesin mobilnya.

Bersama rekannya Teddy, yang juga tuner andal dari rumah modifikasi Rev Engineering, berbagai analisa telah dilakukan guna mencegah kesalahan fatal yang mungkin dapat berakibat buruk bagi keselamatannya.
Menurut Djuned, tidak mudah meng-upgrade tenaga mesin standar Yaris,

Selasa, 13 November 2012

cara membuat cake atau kue





Bolu atau kue bolu ( bahasa Inggris: cake) adalah kue berbahan dasar tepung (umumnya tepung terigu), gula, dan telur.Kue bolu dan cake umumnya dimatangkan dengan cara dipanggang di dalam oven, walaupun ada juga bolu yang dikukus, misalnya: bolu kukus atau brownies kukus. Cake yang dihias dengan lapisan (icing) dari krim mentega (buttercream), fondant, atau marzipan disebut kue tart (kue tarcis).

4 tips mudah membuat pacar selalu kangen



1. Memberikan Dia Kebebasan
Hampir setiap hari bertemu tentu saja membuat pria tidak merindukan Anda. Untuk itu jangan memaksanya untuk terus-terusan bertemu. Berikan dia kebebasan agar dia melakukan hal-hal yang disukainya. Mempunyai 'ruang' antar Anda dan kekasih bisa membuat si dia merindukan Anda.

2. Akhiri Pembicaraan Sebelum Ia Menginginkannya

Akhiri perbincangan Anda ditelepon sebelum ia menginginkannya. Hal itu membuat si dia merindukan Anda dan akan menjadi lebih sering menelepon Anda.

3. Menolak Ajakan Kencan Mendadak

Ini cara untuk membuat si dia semakin merindukan Anda, sekaligus membuatnya lebih menghargai Anda. Dengan begitu si dia akan menganggap Anda lebih penting.

4. Tetap Pergi Meski Dia Tidak Mau Menemani

Anda sangat ingin pergi ke toko buku, mall atau museum, namun si dia menolak menemani Anda. Tetaplah pergi tanpanya. Pergi sendiri atau bersama teman, akan menunjukkan bahwa Anda wanita yang tidak bergantung padanya. Dengan begini, si dia akan merubah sikapnya dan menjadi lebih antusias untuk memenuhi kegiatan yang Anda suka untuk bisa dilakuakn bersama. Anda pun jadi menyadari, bahwa tidak terlalu membutuhkannya dan minimalisir sikap manja kepadanya. Kunci agar kekasih merindukan Anda adalah dengan tidak takut melakukan banyak hal tanpanya.*

7 Tips Mudah Untuk Menabung

Menurut orang yang ahli dibidangnya dan sering melakukan survey bahwa Kebiasaan menabung orang Indonesia ternyata dari tahun ke tahun tidak berubah. Hanya 47 persen orang Indonesia yang sudah mulai menabung, serta hanya 29 persen yang taat kepada anggaran belanja yang dibuatnya. Benarkah?
Berikut 7 Tips Mudah Untuk Menabung:


tugas karya tulis ilmiah


KARYA TULIS ILMIAH
TENTANG AGAMA

 





Topik / Gagasan          : AGAMA
Judul                           : Hubungan Manusia Dengan Agama Islam


KATA PENGANTAR

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya kami mampu  menyelesaikan  tugas  Karya Tulis Ilmiah ini guna memenuhi tugas  mata pelajaran Bahasa Indonesia.


Agama  sebagai  sistem  kepercayaan  dalam  kehidupan  umat  manusia  dapat  dikaji  melalui  berbagai  sudut  pandang.  Islam  sebagai  agama  yang  telah  berkembang  selama  empat  belas  abad  lebih  menyimpan  banyak  masalah  yang  perlu  diteliti,  baik  itu  menyangkut  ajaran  dan  pemikiran  keagamaan  maupun  realitas  sosial,  politik,  ekonomi  dan  budaya.

Dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi.

Semoga Karya Tulis Ilmiah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para Siswa/Siswi Kelas XI IPA 2. Kami sadar bahwa Karya Tulis Ilmiah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna, tetapi apabila ada lebihnya semoga bermanfaat untuk kita semua. Untuk itu,  kepada Guru  Pengajar kami meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  Karya Tulis Ilmiah Kami di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.























DAFTAR ISI


Topik/Gagasan……………………………………………………………………………    i
Judul………………………………………………………………………………………   ii
Kata Pengantar……………………………………………………………………………   1
Daftar Isi………………………………………………………………………………….    2

BAB    1         
PENDAHULUAN…………………………………………………………………….....    3
A.    Latar Belakang Masalah…………………………………………………………     3
B.     Rumusan Masalah……………………………………………………………….      3
C.     Tujuan Penelitian………………………………………………………………..      3
D.    Manfaat Penelitian………………………………………………………………      3

BAB    2
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Agama…………………………………………………………..       4
B.     Konsepsi Agama……………………………………………………………       4
C.     Hubungan Manusia Dengan Agama Islam…………………………………       5
D.    Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial………………………………………       5

BAB    3
KESIMPULAN………………………………………………………………………..        6

BAB    4
PENUTUP……………………………………………………………………………..        6

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………….       7
Nama Penyusun………………………………………………………………………...       8

















BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah mahluk yang memilki potensi untuk berahlak baik (takwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senantiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek instink, naluriah, atau hawa nafsu, seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Apabila potentsi takwa seseorang lemah, karena tidak terkembangkan (melalui pendidikan), maka prilaku manusia dalam hidupnya tidak akan berbeda dengan hewan karena didominasi oleh potensi fujurnya yang bersifat instinktif atau implusif (seperti berjinah, membunuh, mencuri, minum-minuman keras, atau menggunakan narkoba dan main judi).
Agar hawa nafsu itu terkendalikan (dalam arti pemenuhannya sesuai dengan ajaran agama), maka potensi takwa itu harus dikembangkan, yaitu melalui pendidikan agama dari sejak usia dini. Apabila nilai-nilai agama telah terinternalisasi dalam diri seseorang maka dia akan mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia yang bertakwa, yang salah satu karakteristiknya adalah mampu mengendalikan diri (self contor) dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan ajaran agama.

B. Rumusan Masalah
Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini adalah “Hubungan Manusia Dengan Agama Islam”.
Untuk memberikan penjelasan makna serta menghindari meluasnya pembahasan, maka dalam Karya Tulis Ilmiah ini masalahnya dibatasi pada :
1. Pengertian Agama
2. Konsepsi Agama
3. Hubungan Agama Dan Manusia
4. Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial

C. Tujuan Penelitian
Pada dasarnya tujuan penelitian Karya Tulis Ilmiah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Adapun tujuan khusus dari penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini adalah :
1. Untuk mengetahui pengertian agama
2. Untuk mengetahui Konsepsi agama
3. Untuk mengetahui Hubungan agama dengan manusia
4. Untuk mengetahui bahwa agama adalah pedoman tata sosial manusia
                                                                                
D. Manfaat Penelitian
1. Manusia akan hidup lebih baik
2. Manusia akan semakin dekat kepada tuhannya yaitu Allah
3. Manusia akan senantiasa menjalankan perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA
4. Manusia menjadi tahu baik dan buruk nya perbuatan mereka


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Agama
Agama menurut bahasa sangsakerta, agama berarti tidak kacau (a = tidak gama = kacau) dengan kata lain, agama merupakan tuntunan hidup yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan. Didunia barat terdapat suatu istilah umum untuk pengertian agama ini, yaitu : religi, religie, religion, yang berarti melakukan suatu perbuatan dengan penuh penderitaan atau mati-matian, perbuatan ini berupa usaha atau sejenis peribadatan yang dilakukan berulang-ulang. Istilah lain bagi agama ini yang berasal dari bahasa arab, yaitu addiin yang berarti : hukum, perhitungan, kerajaan, kekuasaan, tuntutan, keputusan, dan pembalasan. Kesemuanya itu memberikan gambaran bahwa “addiin” merupakan pengabdian dan penyerahan, mutlak dari seorang hamba kepada Tuhan penciptanya dengan upacara dan tingkah laku tertentu, sebagai manifestasi ketaatan tersebut (Moh. Syafaat, 1965).
Dari sudut sosiologi, Emile Durkheim (Ali Syari’ati, 1985 : 81) mengartikan agama sebagai suatu kumpulan keayakinan warisan nenek moyang dan perasaan-perasaan pribadi, suatu peniruan terhadap modus-modus, ritual-ritual, aturan-aturan, konvensi-konvensi dan praktek-praktek secara sosial telah mantap selama genarasi demi generasi.
Sedangkan menurut M. Natsir agama merupakan suatu kepercayaan dan cara hidup yang mengandung faktor-faktor antara lain :
a. Percaya kepada Tuhan sebagai sumber dari segala hukum dan nilai-nilai hidup.
b. Percaya kepada wahyu Tuhan yang disampaikan kepada rosulnya.
c. Percaya dengan adanya hubungan antara Tuhan dengan manusia.
d. Percaya dengan hubungan ini dapat mempengaruhi hidupnya sehari-hari.
e. Percaya bahwa dengan matinya seseorang, hidup rohnya tidak berakhir.
f. Percaya dengan ibadat sebagai cara mengadakan hubungan dengan Tuhan.
g. Percaya kepada keridhoan Tuhan sebagai tujuan hidup di dunia ini.
Sementara agama islam dapat diartikan sebagai wahyu Allah yang diturunkan melalui para Rosul-Nya sebagai pedoman hidup manusia di dunia yang berisi Peraturan perintah dan larangan agar manusia memperoleh kebahagaian di dunia ini dan di akhirat kelak.

B. Konsepsi Agama
Dalam Al-Qur’an Surat Al-Bakoroh 208, Allah berfirman :
يايها الدين امنواادخلوا فى السلم كافة ولاتتبعوا خطوت الشيطن انه لكم عد ومبين
Artinya : Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu kedalam islam secara utuh, keseluruhan (jangan sebagian-sebagaian) dan jangan kamu mengikuti langkah setan, sesunggungnya setan itu musuh yang nyata bagimu.
Kekaffahan beragama itu telah di contohkan oleh Rosulullah sebagai uswah hasanah bagi umat islam dalam berbagai aktifitas kehidupannya, dari mulai masalah-masalah sederhana (seperti adab masuk WC) samapi kepada masalah-masalah komplek (mengurus Negara). Beliu telah menampilkan wujud islam itu dalam sikap dan prilakunya dimanapun dan kapanpun beliu adalah orang yang paling utama dan sempurna dalam mengamalkan ibadah mahdlah (habluminallah) dan ghair mahdlah (hablumminanas).
Meskipun beliau sudah mendapat jaminan maghfiroh (ampunan dari dosa-dosa) dan masuk surga, tetapi justru beliau semakin meningkatkan amal ibadahnya yang wajib dan sunah seperti shalat tahajud, zdikir, dan beristigfar. Begitupun dalam berinteraksi sosial dengan sesama manusia beliu menampilkan sosok pribadi yang sangat agung dan mulia.
Kita sebagai umat islam belum semuanya beruswah kepada Rasulullah secara sungguh-sungguh, karena mungkin kekurang pahaman kita akan nilai-nilai islam atau karena sudah terkontaminasi oleh nilai,     
pendapat, atau idiologi lain yang bersebrangan dengan nilai-nilai islam itu sendiri yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.
Diantara umat islam masih banyak yang menampilkan sikap dan prilakunya yang tidak selaras, sesuai dengan nila-nilai islam sebagai agama yang dianutnya. Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan kejadian atau peristiwa baik yang kita lihat sendiri atau melalui media masa mengenai contoh-contoh ketidak konsistenan (tidak istikomah) orang islam dalam mempedomani islam sebagai agamanya.

C. Hubungan Manusia Dengan Agama Islam
Kondisi umat islam dewasa ini semakin diperparah dengan merebaknya fenomena kehidupan yang dapat menumbuhkembangkan sikap dan prilaku yang a moral atau degradasi nilai-nilai keimanannya.
Fenomena yang cukup berpengaruh itu adalah :
1. Tayangan media televisi tentang cerita yang bersifat tahayul atau kemusrikan, dan film-film yang berbau porno.
2. Majalah atau tabloid yang covernya menampilkan para model yang mengubar aurat.
3. Krisis ketauladanan dari para pemimpin, karena tidak sedikit dari mereka itu justru berprilaku yang menyimpang dari nilai-nilai agama.
4. Krisis silaturahmi antara umat islam, mereka masih cenderung mengedepankan kepentingan kelompoknya (partai atau organisasi) masing-masing.
Sosok pribadi orang islam seperti di atas sudah barang tentu tidak menguntungkan bagi umat itu sendiri, terutama bagi kemulaian agama islam sebagai agama yang mulia dan tidak ada yang lebih mulia di atasnya. Kondisi umat islam seperti inilah yang akan menghambat kenajuan umat islam dan bahkan dapat memporakporandakan ikatan ukuwah umat islam itu sendiri.
Agar umat islam bisa bangkit menjadi umat yang mampu menwujudkan misi “Rahmatan lil’alamin” maka seyogyanya mereka memiliki pemahaman secara utuh (Khafah) tentang islam itu sendiri umat islam tidak hanya memiliki kekuatan dalam bidang imtaq (iman dan takwa) tetapi juga dalam bidang iptek (ilmu dan teknologi). Mereka diharapkan mampu mengintegrasikan antara pengamalan ibadah ritual dengan makna esensial ibadah itu sendiri yang dimanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti : pengendalian diri, sabar, amanah, jujur, sikap altruis, sikap toleran dan saling menghormatai tidak suka menyakiti atau menghujat orang lain. Dapat juga dikatakan bahwa umat islam harus mampu menyatu padukan antara mila-nilai ibadah mahdlah (hablumminalaah) dengan ibadag ghair mahdlah (hamlumminanas) dalam rangka membangun “Baldatun thaibatun warabun ghafur” Negara yang subur makmur dan penuh pengampunan Allah SWT.

D. Agama Sebagai Petunjuk Tata Sosial
Rosulullah SAW bersabda : “Innamaa bu’itstu liutammima akhlaaq” Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak. Yang bertanggung jawab terhadap pendidikan akhlak adalah orang tua, guru, ustad, kiai, dan para pemimpin masyarakat.
Pendidikan akhlak ini sangat penting karena menyangkut sikap dan prilaku yang musti di tampilkan oleh seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari baik personal maupun sosial (keluarga, sekolah, kantor, dan masyarakat yang lebih luas). Akhlak yang terpuji sangat penting dimiliki oleh setiap muslim (masyarakat sebab maju mumdurnya suatu bangsa atau Negara amat tergantung kepada akhlak tersebut.
Untuk mencapai maksud tersebut maka perlu adanya kerja sama yang sinerji dari berbagai pihak dalam menumbuhkembangkan akhlak mulya dan menghancur leburkan faktor-faktor penyebab maraknya akhlak yang buruk.                                                         







































BAB III
KESIMPULAN

Agama menurut bahasa sangsakerta, agama berarti tidak kacau (a = tidak gama = kacau) dengan kata lain, agama merupakan tuntunan hidup yang dapat membebaskan manusia dari kekacauan.
Kita sebagai umat islam belum semuanya beruswah kepada Rasulullah secara sungguh-sungguh, karena mungkin kekurang pahaman kita akan nilai-nilai islam atau karena sudah terkontaminasi oleh nilai, pendapat, atau idiologi lain yang bersebrangan dengan nilai-nilai islam itu sendiri yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.
Agar umat islam bisa bangkit menjadi umat yang mampu menwujudkan misi “Rahmatan lil’alamin” maka seyogyanya mereka memiliki pemahaman secara utuh (Khafah) tentang islam itu sendiri umat islam tidak hanya memiliki kekuatan dalam bidang imtaq (iman dan takwa) tetapi juga dalam bidang iptek (ilmu dan teknologi).
Pendidikan akhlak ini sangat penting karena menyangkut sikap dan prilaku yang musti di tampilkan oleh seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari baik personal maupun sosial (keluarga, sekolah, kantor, dan masyarakat yang lebih luas). Akhlak yang terpuji sangat penting dimiliki oleh setiap muslim (masyarakat sebab maju mumdurnya suatu bangsa atau Negara amat tergantung kepada akhlak tersebut.




BAB IV
PENUTUP


Demikian Karya Tulis Ilmiah yang telah kami rangkum dalam bentuk makalah, apabila ada kesalahan dalam kata atau penulisan kami mohon maaf. Karena kami bukan malaikat yang selalu benar dan kamipun bukan syetan yang selalu salah. Dan bila ada kelebihannya semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin…
Kami berharap Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat untuk kita semua khususnya Siswa/Siswi Kelas XI IPA 2.













DAFTAR PUSTAKA

Amin, Ahmad,. Ilmu Akhlak, Bulan Bintang, Jakarta. 1968.
Bakar Atjeh, Abu. Mutiara Akhlak 1, Bulan Bintang, Jakarta.1968.
Hasan, Ali H.M. Agama Islam. Jakarta: Direktorat Jendral Pembinaan Kelambagaan Agama Islam. 1994/1995.
Dr. H. Syamsu Yusuf LN, M.Pd.. Psikologi Belajar Agama. Pustaka Bani Qurais. Bandung. 2003.
Buku Paket PAI yang diterbitkan oleh Erlangga
Buku Bahasa Indonesia yang di terbitkan oleh Kreasi



















Nama Penyusun : Ach. Firmansyah
                             : Dede Nurcholis
                             : Ika Permata Sari
                             : Mei Diawati N.A
                             : Sulaiman Syam
                             : Syarif Hidayatullah