Halaman

Kamis, 21 Maret 2013

sistem ekskresi pada hewan



Organ Sistem Ekskresi pada Hewan- Kesetimbangan kimia dalam tubuh menjadi salah satu syarat utama untuk dapat bertahan hidup. Berikut akan dibahas mengenai mekanisme ekskresi pada beberapa hewan.

1.Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata. 
Sistem ekskresi pada hewan invertebrata lebih sederhana dibandingkan hewan vertebrata. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai sistem ekskresi beberapa hewan invertebrata.

A.Organ Sistem Ekskresi Makhluk Hidup Satu Sel (Protozoa). 
Makhluk hidup satu sel mengeluarkan sisa-sisa metabolismenya dengan cara difusi. Karbon dioksida hasil respirasi seluler dikeluarkan dengan cara difusi. Selain itu, ada cara lain, yaitu dengan membentuk vakuola yang berisi sisa metabolisme (Gambar 8.8).
 
Gambar 8.8 Makhluk hidup satu sel membentuk vakuola yang berisi sisa metabolisme, lalu mengeluarkannya dari dalam sel.

Pada hewan Coelenterata dan Porifera yang hidup sebagai koloni sel-sel, mekanisme ekskresinya dengan cara mendifusikan zat-zat yang akan dibuang dari satu sel ke sel yang lain hingga akhirnya dilepaskan ke lingkungan.

B.Organ Sistem Ekskresi Planaria. 
Organ ekskresi yang paling sederhana dapat ditemukan pada cacing pipih atau planaria. Organ tersebut bernama protonefridia, berupa jaringan pipa yang bercabang-cabang di sepanjang tubuhnya. Jaringan pipa tersebut dinamakannefridiofor. Ujung dari cabang nefridiofor disebut sel api (flame cell). Disebut demikian karena ujung sel tersebut terus bergerak menyerap dan menyaring sisa metabolisme pada sel-sel di sekitarnya. Kemudian, mengalirkannya melalui nefridiofor menuju pembuluh ekskretori (Gambar 8.9).
 Gambar 8.9 Sistem ekskresi pada planaria
Gambar 8.9 Sistem ekskresi pada planaria.

C.Organ Sistem Ekskresi Cacing Tanah.
Cacing tanah, moluska, dan beberapa hewan invertebrata lainnya memiliki struktur ginjal sederhana yang disebut nefridia. Struktur tersebut terdapat di setiap segmen tubuhnya. Dalam cairan tubuh cacing tanah yang memenuhi rongga tubuhnya, terkandung sisa metabolisme maupun nutrien. Cairan inilah yang disaring oleh ujung tabung berbentuk corong dengan silia yang disebut nefrostom. Dari nefrostom, hasil yang disaring tersebut kemudian dibawa melewati tubulus sederhana yang juga diselaputi oleh kapiler-kapiler darah. Pada tubulus ini, terjadi proses reabsorpsi bahan-bahan yang penting, seperti garam-garam dan nutrien terlarut. Air dan zat-zat buangan dikumpulkan dalam tubulus pengumpul, suatu wadah yang merupakan bagian dari nefridia untuk selanjutnya dikeluarkan melalui lubang ekskretori di dinding tubuh, yang biasa disebut nefridiofor (Gambar 8.10)
Gambar 8.10 Cacing tanah memiliki struktur ginjal sederhana yang disebut nefridia
Gambar 8.10 Cacing tanah memiliki struktur ginjal sederhana yang disebut nefridia.

D.Organ Sistem Ekskresi Serangga. 
Alat ekskresi pada serangga, contohnya belalang adalah tubulus Malpighi (Gambar 8.11).
Badan Malpighi berbentuk buluh-buluh halus yang terikat pada ujung usus posterior belalang dan berwarna kekuningan. Zat-zat buangan diambil dari cairan tubuh (hemolimfa) oleh saluran Malpighi di bagian ujung. Kemudian, cairan masuk ke bagian proksimal lalu masuk ke usus belakang dan dikeluarkan bersama feses dalam bentuk kristalkristal asam urat (Hopson & Wessells, 1990: 598).
 Gambar 8.11 Badan Malpighi pada belalang
Gambar 8.11 Badan Malpighi pada belalang.

2.Sistem Ekskresi pada Hewan Vertebrata.
Pada vertebrata terdapat beberapa tipe ginjal. Di antaranya adalah pronefros, mesonefros, dan metanefros. Pronefros adalah tipe ginjal yang berkembang pada fase embrio atau larva. Pada tahap selanjutnya, ginjal pronefros digantikan oleh tipe ginjal mesonefros. Ketika hewan dewasa, ginjal mesonefros digantikan oleh ginjal metanefros. Pada Mammalia, Reptilia, dan Aves tipe ginjal yang dimiliki adalah mesonefros. Namun, setelah dewasa mesonefros akan diganti oleh metanefros.

A.Organ Sistem Ekskresi  Pisces (Ikan). 
Ginjal pada ikan adalah sepasang ginjal sederhana yang disebut mesonefros. Setelah dewasa, mesonefros akan berkembang menjadi ginjal opistonefros. Tubulus ginjal pada ikan mengalami modifikasi menjadi saluran yang berperan dalam transport spermatozoa (duktus eferen) ke arah kloaka. Ikan memiliki bentuk ginjal yang berbeda, sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Pada ikan air tawar, kondisi lingkungan sekitar yang hipotonis membuat jaringan ikan sangat mudah mengalami kelebihan cairan. Ginjal ikan air tawar memiliki kemiripan dengan ginjal manusia. Mekanisme filtrasi dan reabsorpsi juga terjadi pada ginjal ikan. Mineral dan zat-zat makanan lebih banyak diabsorbsi, sedangkan air hanya sedikit diserap. Dengan sedikit minum dan mengeluarkan urine dalam volume besar, ikan air tawar menjaga jaringan tubuhnya agar tetap dalam keadaan hipertonik. Ekskresi amonia dilakukan dengan cara difusi melalui insangnya. Ikan yang hidup di air laut, memiliki cara adaptasi yang berbeda. Ikan air laut sangat mudah mengalami dehidrasi karena air dalam tubuhnya akan cenderung mengalir keluar ke lingkungan sekitar melalui insang, mengikuti perbedaan tekanan osmotik. Ikan air laut tidak memiliki glomerulus sehingga mekanisme filtrasi tidak terjadi dan reabsorpsi pada tubulus juga terjadi dalam skala yang kecil. Oleh karena itu, ikan air laut beradaptasi dengan banyak meminum air laut, melakukan desalinasi (menghilangkan kadar garam dengan melepaskannya lewat insang), dan menghasilkan sedikit urine (Gambar 8.12). Urine yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui lubang di dekat anus. Hal ini berbeda dengan pengeluaran urine dari ikan Chondrichthyes, misalnya hiu. Ikan hiu mengeluarkan urine melalui seluruh permukaan kulitnya.
Gambar 8.12 Sistem ekskresi
Gambar 8.12 Sistem ekskresi pada (a) ikan air tawar dan (b) ikan air laut.

B.   Organ Sistem Ekskresi Amphibia (Katak).
Tipe ginjal pada Amphibia adalah tipe ginjal opistonefros. Katak jantan memiliki saluran ginjal dan saluran kelamin yang bersatu dan berakhir di kloaka. Namun, hal tersebut tidak terjadi pada katak betina. Ginjal pada katak seperti halnya pada ikan, juga menjadi salah satu organ yang sangat berperan dalam pengaturan kadar air dalam tubuhnya. Kulit Amphibia yang tipis dapat menyebabkan Amphibia kekurangan cairan jika terlalu lama berada di darat. Begitu pula jika katak berada terlalu lama dalam air tawar. Air dengan sangat mudah masuk secara osmosis ke dalam jaringan tubuh melalui kulitnya.
 Gambar 8.13 Sistem ekskresi pada Amphibia
Gambar 8.13 Sistem ekskresi pada Amphibia dibandingkan sistem ekskresi pada ikan air tawar.
Katak dapat mengatur laju filtrasi dengan bantuan hormon, sesuai dengan kondisi air di sekitarnya. Ketika berada dalam air dengan jangka waktu yang lama, katak mengeluarkan urine dalam volume yang besar. Namun, kandung kemih katak dapat dengan mudah terisi air. Air tersebut dapat diserap oleh dinding kandung kemihnya sebagai cadangan air ketika katak berada di darat untuk waktu yang lama.

C.   Organ Sistem Ekskresi Reptilia. 
Tipe ginjal pada Reptilia adalah metanefros. Pada saat embrio, Reptilia memiliki ginjal tipe pronefros, kemudian pada saat dewasa berubah menjadi mesonefros hingga metanefros (Gambar 8.14).
Gambar 8.14 Sistem ekskresi pada Reptilia
 Gambar 8.14 Sistem ekskresi pada Reptilia, menggunakan tipe ginjal metanefros
Hasil ekskresi pada Reptilia adalah asam urat. Asam urat ini tidak terlalu toksik jika dibandingkan dengan amonia yang dihasilkan oleh Mammalia. Asam urat dapat juga diekskresikan tanpa disertai air dalam volume yang besar. Asam urat tersebut dapat diekskresikan dalam bentuk pasta berwarna putih. Beberapa jenis Reptilia juga menghasilkan amonia. Misalnya, pada buaya dan kura-kura. Penyu yang hidup di lautan memiliki kelenjar ekskresi untuk mengeluarkan garam yang dikandung dalam tubuhnya. Muara kelenjar ini adalah di dekat mata. Hasil ekskresi yang dihasilkan berupa air yang mengandung garam. Ketika penyu sedang bertelur, kita seringkali melihatnya mengeluarkan semacam air mata. Namun, yang kita lihat sebenarnya adalah hasil ekskresi garam. Ular, buaya, dan aligator tidak memiliki kandung kemih sehingga asam urat yang dihasilkan ginjalnya keluar bersama feses melalui kloaka.

D.Organ Sistem Ekskresi Aves (Burung). 
Burung memiliki ginjal dengan tipe metanefros. Burung tidak memiliki kandung kemih sehingga urine dan fesesnya bersatu dan keluar melalui lubang kloaka. Urine pada burung diekskresikan dalam bentuk asam urat. Metabolisme burung sangat cepat. Dengan demikian, sistem ekskresi juga harus memiliki dinamika yang sangat tinggi. Peningkatan efektivitas ini terlihat pada jumlah nefron yang dimiliki oleh ginjal burung. Setiap 1 mm3 ginjal burung, terdapat 100–500 nefron. Jumlah tersebut hampir 100 kali lipat jumlah nefron pada manusia. Jenis burung laut juga memiliki kelenjar ekskresi garam yang bermuara pada ujung matanya. Hal tersebut untuk mengimbangi pola makannya yang memangsa ikan laut dengan kadar garam tinggi.

keanekaragaman hayati di indonesia



Biologi SMA Kelas 10 : Keanekaragaman Hayati di Indonesia Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia, jauh lebih tinggi daripada di Amerika dan di Afrika yang sama-sama beriklim tropis, apalagi jika dibandingkan dengan Negara yang beriklim sedang dan dingin. Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga dengan kekayaan atau keanekaragaman hayati kita karena banyak hewan dan tumbuhan yang ada di negara kita, tetapi tidak ada di negara-negara lain. Di Indonesia dikenal ekosistem darat dan ekosistem perairan.Ekosistem dapat didefinisikan sebagai suatu sistem hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Sebagai benda nyata, ekosistem dapat diterapkan pada berbagai derajat organisasi makhluk dan lingkungan mulai dari jamur, kolam kecil, padang rumput, hutan, sampai planet bumi secara keseluruhan. Demikian pula iklim regional yang berhubungan timbal balik dengan substrat dan biota regional membentuk unit-unit komunitas yang luas dan mudah dikenal yang disebut bioma. Bioma dapat diartikan sebagai sebuah ekosistem yang merupakan unit komunitas terbesar yang mudah dikenal dan terdiri dari vegetasi dan hewan.1. Keanekaragaman Tumbuhan di IndonesiaJenis tumbuh-tumbuhan di Indonesia diperkirakan berjumlah sebanyak 25.000 jenis atau lebih dari 10% dari flora dunia. Lumut dan ganggang diperkirakan jumlahnya 35.000 jenis. Tidak kurang dari 40% dari jenis-jenis ini merupakan jenis yang endemik atau jenis yang hanya terdapat di Indonesia dan tidak terdapat di tempat lain di dunia. Kekayaan hayati ini harus kita jaga dan kita pelihara dengan baik. Dari semua suku tumbuhan yang ada, suku anggrek (Orchidaceae) adalah suku yang terbesar dan ditaksir terdapat sekitar 3.000 jenis. Banyak di antara jenis-jenis tumbuhan tersebut mempunyai nilai ekonomi tinggi, antara lain, meranti-merantian (Dipterocarpaceaen), kacangkacangan (leguminosae), dan jambu-jambuan (Myrtaceaen).2. Keanekaragaman Hewan di Indonesia

Minggu, 17 Maret 2013

lirik dan terjemahan lagu MUSE UNINTENDED


MUSE-UNINTENDED
You could be my unintended
Kau bisa menjadi calon isteriku
Choice to live my life extended
Terpilih untuk membuat hidupku lebih lama
You could be the one I’ll always love
Kau satu-satunya yang selalu kucintai
You could be the one who listens
Kau satu-satunya yang setia mendengarkan
to my deepest inquisitions
Keingintahuan ku yang terdalam 
You could be the one I’ll always love
Kau satu-satunya yang selalu kucintai
I’ll be there as soon as I can
Aku akan melakukannya secepat yang ku bisa
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before
Tapi aku sibuk menata potongan hidupku yang hancur sebelumnya
First there was the one who challenged
Sebelumnya, ada seseorang yang bisa mengalahkan
All my dreams and all my balance
Semua mimpiku dan semua keseimbanganku
She could never be as good as you
Dia tak pernah sesempurna dirimu
You could be my unintended
Kau bisa menjadi calon istriku 
Choice to live my life extended
Terpilih untuk membuat hidupku lebih lama
You should be the one I’ll always love
Kau satu-satunya yang selalu kucintai
I’ll be there as soon as I can
Aku akan melakukannya secepat aku bisa 
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before
Tapi aku sibuk menata potongan hidupku yang hancur sebelumnya
Before youuu....
Sebelum kamu...

75 manfaat kulit manggis

 
Manfaat Kulit manggis saat ini paling banyak dicari dan digunakan untuk dijadikan obat alternatif berbagai macam penyakit, serta dimanfaatkan dalam urusan kecantikan. Memang ternyata buah manggis yang rasanya enak dan mengandung banyak manfaat, mempunyai fakta kalau kulitnya lah yang mempunyai manfaat lebih.

Kulit Manggis mempunyai kandungan senyawa xanthone yang saat ini banyak dikembangkan dan diproduksi dalam bentuk sirup, yang kemudian terkenal dengan nama sirup xanthone. Sirup ini sangat terkeenal karena mengandung zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh.


Manfaat kulit manggis ini dikutip dari detik.com ada sekitar 75 manfaat yang dapat kita peroleh dari kulit manggis, jika kita rutin meminumnya. Asalkan telaten hasil yang maksimal pasti akan kita dapatkan, diantaranya :

tips cara berkenalan dan mendapatkan no hp dalam 5 menit

 
Pernahkah kamu melihat wanita cantik di mall-mall dan menginginkan mereka menjadi pacar kamu? Dan apa yang kamu lakukan saat itu ? Pasti kamu hanya dapat melihat mereka dari jauh dan berusaha mungkin curi-curi pandang terhadap mereka, berkata dalam hati “Gilee tu cewe hot banget, coba kalo dia jadi cewe gue!”
Dan saya pun pernah merasakannya sebelum memutuskan untuk menyelesaikan masalah di atas agar berhasil.
Baiklah, sekarang saya akan menjelaskan bagaimana caranya agar mendapatkan nomor handphone mereka maupun bbm, agar anda dapat mendekati mereka supaya mereka dapat menjadi pacar idaman anda.
Sebelum anda melanjutkan berkenalan kepada wanita, berpenampilan lah sebaik mungkin, sikat gigi anda agar mulut anda tidak bau, cukur kumis anda agar rapi, memang terlihat sepele, namun, hal ini akan membuat anda lebih percaya diri. Dan anda tidak mau meninggalkan impresi yang buruk kepada wanita tersebut bukan?

Apa yang harus kuucapkan saat berkenalan?

tips memilih cat untuk repaint


Repair cat mobil biasanya memerlukan biaya yang lumayan besar apalagi sekarang biasanya pihak bengkel menerapkan harga per panel sesuai dengan luas & kesulitan repair panel body nya. Mungkin harga sedikit mahal kalau kualitas hasil repaintnya memuaskan tidak akan jadi soal, yang perlu diperhatikan adalah material yang dipakai bengkel mobil untuk repaint, karena disini akan berpengaruh pada hasil repaint & keawetannya.

Jenis cat yang dipakai untuk repaint biasanya terdiri dari 3 macam :
- Cat Stoving [ kering dengan oven / bakar ].
- Cat Lacquer [ cepat kering tapi cat akan cepat kusam ].
- Cat Urethane [ kering dengan tambahan additive Hardener ].

Jenis cat stoving biasanya dipakai di bengkel bengkel modifikasi mobil yang mempunyai oven & pasti harganya sedikit lebih mahal, mungkin ini bisa kita pilih jika kita akan repaint total body karena hasil cat stoving akan lebih keras & lebih tahan terhadap goresan / scratch body.Jenis cat Lacquer kalo bisa kita hindari, karena walaupun lebih murah & repaint lebih cepat tapi hasilnya tidak awet & cepat kusam paling lama kuat ±1 ~ 2 tahun, sehingga jika kita ditawari bengkel cat dengan harga murah perlu dichek material yang digunakannya.Jenis cat Urethane merupakan alternatif untuk repaint dengan biaya agak murah & awet hasil repaintnya, karena jenis cat ini bisa kering ± 8 jam dengan ditambah additive Hardener. Kualitas hasil repaint dengan cat ini juga tidak kalah dengan cat oven yaitu lebih gloss dan tahan lama, yang berbeda mungkin hanya Hardness atau kekerasannya terhadap scratch / goresan.

Satu lagi yang perlu diperhatikan agar hasil repaint lebih gloss adalah bagaimana memilih cat view / clear yang dipakai untuk lapisan terakhirnya lebih baik memakai merk yang agak mahal yang biasanya sudah satu paket satu merk antara paint clear, hardener, & thinnernya.

Jadi kesimpulannya lebih baik kita belanja sendiri material untuk repaintnya & bengkel mobil hanya memungut biaya jasa pengecatannya sehingga kita tidak akan tertipu dengan pemakaian material cat yang murah.

9 tips mudah dan ampuh mengecilkan perut buncit

 
Banyak pria maupun wanita mengeluh dengan perut buncit, memang untuk menghilangkan lemak dibagian perut lebih susah dihilangkan daripada di bagian tubuh lain. Kadang kala bahkan wanita kehilangan percaya diri akibat perut buncitnya yang akibatnya tubuh tidak terlihat langsing.

 Dalam hal mengecilkan perut buncit perlu niat dan tekad yang kuat untuk terus berusaha karena dalam pelaksanaannya memang tidak mudah dan membutuhkan waktu yang tidak cepat. Berikut beberapa tips mengecilkan perut buncit dengan cara alami dan ampuh dari Choliezh Blogger.

1. Konsumsi Makanan banyak Serat
Serat penting bagi urusan buang air besar karena dapat memperlancar BAB. Jangan sampai kotoran yang seharusnya dibuang masih saja berada di perut anda sehingga perut anda terlihat buncit dan besar.